Pulau es berukuran 30 km x 10 km lepas dari gletser Petermann, Greenland, di selatan Kutub Utara, pekan lalu. Bongkahan es raksasa itu kini sedang melintasi Lautan Artic. Jika mencair, pulau es itu tidak terlalu berpengaruh bagi perairan Indonesia.
"Besaran pulau es yang pecah saat ini tidak terlalu berpengaruh, kecuali pecahan esnya sebesar Amerika, itu baru mengancam," kata peneliti perubahan iklim dari University of Hamburg, Dr Armi Susandi, saat berbincang dengan detikcom, Kamis (12/7/2010).
Secara umum, pecahan es tersebut akan berdampak pada peningkatan volume air laut di sekitar perairan yang dilalui pulau es. "Volume di Indonesia sendiri tidak terlalu besar, jadi tidak terlalu berpengaruh," jelas akademisi ITB itu.
"Besaran pulau es yang pecah saat ini tidak terlalu berpengaruh, kecuali pecahan esnya sebesar Amerika, itu baru mengancam," kata peneliti perubahan iklim dari University of Hamburg, Dr Armi Susandi, saat berbincang dengan detikcom, Kamis (12/7/2010).
Secara umum, pecahan es tersebut akan berdampak pada peningkatan volume air laut di sekitar perairan yang dilalui pulau es. "Volume di Indonesia sendiri tidak terlalu besar, jadi tidak terlalu berpengaruh," jelas akademisi ITB itu.



