redboXX Club and Lounge Dibakar karena Iseng

Motif iseng yang dilakukan Christian Natalino H.R. Todu saat membakar sofa redboXX Club and Lounge semakin menguat. Itu terungkap saat Satreskrim Polrestabes Surabaya merekonstruksi kasus kebakaran yang menewaskan sepuluh orang dan satu janin pada Jumat (25/6) dini hari lalu, kemarin (7/7).

Dalam rekonstruksi itu polisi menggunakan dua setting tempat. Yakni, di redboXX dan Mapolrestabes Surabaya. ''Dua tempat ini karena faktor teknis saja,'' kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Anom Wibowo kemarin.

Dalam rekonstruksi di redboXX, hanya dilakukan dua adegan. Yakni, adegan pertama yang bercerita tentang kedatangan Christian Natalino H.R. Todu alias Ino, tersangka pembakaran, ke tempat dugem itu beserta teman-temannya. Dari rekonstruksi tersebut, Ino datang beserta tujuh temannya sekitar pukul 01.00.

Adegan lain yang dilakukan di redboXX adalah adegan kesebelas. Yakni, ketika Ino beserta sejumlah temannya sudah di luar, mendongak ke atas untuk melihat pecahnya kaca lounge dan api yang semakin membesar. Dua adegan tersebut dilakukan penyidik sekitar pukul 07.00.

Sementara itu, sembilan adegan lain dilakukan di Mapolrestabes Surabaya. ''Kami tak mungkin melakukannya di TKP (tempat kejadian peristiwa). Bangunannya masih rusak,'' tutur perwira dengan dua melati di pundak tersebut.

Tak banyak fakta baru yang ditemukan dalam rekonstruksi tersebut. Hanya ada sejumlah hal menarik, yakni Ino membakar sofa itu sambil bersandar di sofa. Ini menguatkan dugaan bahwa motifnya adalah iseng, yang kemudian berakibat fatal. ''Ya begini, waktu saya membakar sofanya,'' tutur Ino, kemudian menyandarkan kepala ke sofa.

Selain itu, Ino mengaku kepada teman-temannya bahwa dia pelakunya. Dalam pengakuan itu, sesaat sesudah di luar, Ino memberikan isyarat kepada empat temannya dengan menempelkan telunjuk di bibir. Artinya, dia meminta temannya diam.

Kemudian Ino turun dari mobil Honda Esteem. Dia lantas masuk mobil yang dikendarai Heru Tandoyo. Di mobil tersebut ada Julius Caesar Luke alias Kenso, Alberto, Hakim Kusuma Negara, dan Wisli Marulamhot. Di mobil itu Ino mengaku seperti ini, ''Jangan bilang-bilang tadi aku yang bakar.'' Pernyataan itu membuat teman-temannya kaget.

Heru kemudian bertanya, ''Kenapa kamu bakar?". Jawaban Ino singkat saja. ''Minta lagu reggae tidak dituruti,'' jawab Ino.

sumber :  http://jawapos.com/metropolis/index.php?act=detail&nid=143935
Share this article :
 

+ comments + 2 comments

August 14, 2013 at 9:10 AM

waduh gara-gara iseng bisa kebakaran, bikin repot semua orang aja termasuk pemadam kebakaran.

March 12, 2014 at 9:09 AM

astaga masa di mobil itu Ino mengaku seperti ini, ''Jangan bilang-bilang tadi aku yang bakar.'' Pernyataan itu membuat teman-temannya kaget.

Post a Comment

Silahkan Comment, Blog ini "DO FOLLOW" :)

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. asharbadhowi - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger